Aniaya Warga, Oknum Polisi Pangkat AKBP Bakal Kena Sanksi

Manado,Gemparberita.com Akhirnya, upaya mencari keadilan yang dilakukan oleh Niko Rumagit, penduduk Kelurahan Paslaten Dua, Kota Tomohon ini membuahkan hasil.

Dimana diterangkan oleh Niko Rumagit, bahwa tadi dirinya menghadiri sidang kode etik kepolisian di ruang sidang kode etik lantai 2 SPN Polda Sulut Karombasan.

“Tadi, saya menghadiri sidang kode etik kepolisian di SPN Polda Sulut, sebagai bentuk tindak lanjut laporan penganiayaan yang dilakukan oleh oknum Polisi terhadap dirinya, ‘ ucap Niko Rumagit, Kamis(25/08/2021).

Lebih lanjut diterangkan oleh Rita Rorong yang merupakan istri dari Niko Rumagit,  bahwa dalam persidangan kode etik tersebut, oknum Polisi bernama Niko mengakui perbuatannya telah melakukan penganiayaan terhadap suaminya.

Akhirnya, setelah mendengarkan kesaksian para pihak, Komisi Kode Etik Polri (KKEP) memutuskan bahwa AKBP Niko Pangemanan terbukti melakukan pelanggaran dan dikenakan sanksi :1. Teguran tertulis;2. Penundaan mengikuti pendidikan paling lama 1 tahun;3. Penundaan kenaikan gaji berkala;4. Penundaan kenaikan pangkat untuk paling lama 1 tahun.

Terkait putusan tersebut, Niko Rumagit dan istri mengapresiasi kinerja Polda Sulawesi Utara yang telah memproses perkara tersebut.

Diketahui, kasus ini bermula pada hari Minggu (09/05/2021) pada sebuah lokasi Ibadah di Tomohon, namun entah kenapa AKBP Niko Pangemanan memukul Niko Rumagit dan disaksikan banyak orang,

Merasa terancam dan juga telah menjadi korban pemukulan, akhirnya esok harinya, Senin (10/05/2021) ke Polda Sulut.

Banner IDwebhost
Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.