Seleksi Ketat Operasikan Persenjataan, Awak Kapal KN. Pulau Marore – 332 Bakamla Latihan Menembak

Manado,Gemparberita.com Enam orang Anak Buah Kapal (ABK) yang menjadi tim penembak senapan mesin berat SM-5 kaliber 12,7mm melaksanakan latihan menembak dari geladak kapal KN. Pulau Marore-322 di sekitar Perairan Pulau Gangga, Minahasa Utara, Sulawesi Utara , Rabu (21/10/2020).

Keenam ABK yang melakukan latihan menembak merupakan personel pilihan dari proses seleksi ketat. Dibutuhkan personel dengan kualifikasi psikologi yang baik, teliti, ulet, memiliki konsentrasi tinggi dalam situasi tidak terduga dan tetap tenang dalam mengoperasikan sistem persenjataan. Personel yang bertugas mengawaki senjata tersebut bertanggung jawab penuh untuk mempertahankan kapal dari ancaman yang ada.

Kegiatan tersebut merupakan agenda latihan dari Direktorat Latihan Bakamla RI yang dipimpin langsung oleh Direktur Latihan Bakamla RI Laksma Bakamla Sandy M. Latief, didampingi Kepala Sub-direktorat Dukungan Latihan, Kolonel Bakamla Hotma Sirait serta Kepala Sub-direktorat Penyelenggaraan Latihan, Kolonel Bakamla Julisa Kusumowardono.

Latihan dilaksanakan dalam rangka mengasah kemampuan menembak personel KN Pulau Marore-322, dan juga untuk menguji coba sistem persenjataan ringan untuk pertahanan di atas kapal. Kegiatan diawali dari pengenalan dasar, cara kerja senjata, cara perawatan hingga tahap uji tembak secara semi otomatis dan tembakan otomatis. Seluruh proses latihan diajarkan dan didampingi langsung oleh beberapa orang dari tim instruktur PT. Pindad.

Senjata yang digunakan dalam latihan merupakan jenis Senapan Mesin Berat SM-5 kaliber 12,7 mm produksi dalam negeri yang dibuat oleh PT. Pindad. “Senapan mesin berat produksi Pindad ini sudah teruji kehandalannya. Mampu menembakkan proyektil 12,7mm secara semi otomastis dan otomatis. Latihan ini berlangsung lancar dan sesuai perencanaan” ujar Laksma Bakamla Sandy Latief.

Pengadaan sistem persenjataan ini merupakan bagian dari realisasi rencana strategis Bakamla untuk memperkuat jajaran armada patroli laut yang ada. Rencananya seluruh kapal milik Bakamla akan menggunakan senjata jenis yang sama sebagai sitem pertahanan diri.

Tidak hanya sistem persenjataan  pertahanan diri, sejumlah kapal patroli milik Bakamla yang berukuran besar nantinya akan dipersenjatai dengan sistem persenjataan yang lebih besar untuk mendukung fungsi dan tugas pokok Bakmala dalam menjaga keamanan laut.

Di tempat terpisah, Kepala Bakamla Zona Maritim Tengah Laksma Bakamla Leonidas Braksan,M.M berpesan kepada seluruh personel yang mengikuti pelatihan agar tetap professional dengan selalu memperhatikan faktor keselamatan dan keamanan saat berlatih maupun dalam menunaikan tugas. ZMTh/WMK. (Cel)

Banner IDwebhost
Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.