Prodi Unggul Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Prisma Manado

Manado,Gemparberita.com – Kabar gembira buat warga kota Manado, khususnya buat kawula muda yang sementara ini bingung mencari Universitas terbaik dan terpopuler, Kini Hadir Universitas Prisma Manado sebagai solusi sarana perkuliahan yang tepat dan unggul bagi para peserta didik.

Universitas Prisma Manado memiliki salah satu Program Studi yang paling unggul dan diminati terutama bagi kaum milenial yakni Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Inggris.

 

Sekertaris Program Studi (Sekprodi) Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Prisma Manado, Melisa Hariawang S.Pd, M.Pd menjelaskan kepada Gemparberita.com, Senin,(22/06) detail
Program studi Pendidikan Bahasa Inggris membekali mahasiswanya keilmuan yang tak hanya di ranah kebahasaan seperti Sociolinguistics, Psycholinguistics, Semantics, Pragmatics, dan lainnya (ataupun sastra seperti drama) saja.

“ Melainkan juga menanamkan jiwa pendidik melalui serangkaian mata kuliah dasar kependidikan seperti Psikologi Pendidikan hingga Perkembangan Peserta Didik, serta Praktek Lapangan Kependidikan di sekolah-sekolah mitra,” terang Hariawang.

 

Ada beberapa kalimat langganan yang sering di dengar oleh anak – anak Pendidikan Bahasa Inggris, dan hal ini juga sudah pernah saya rasakan dan alami misalnya :
1. Wah, pasti jago banget nih bahasa Inggrisnya, ya.

Anggapan pertama yang terlintas di benak awam tentang mahasiswa-mahasiswa yang kuliah di program studi Pendidikan bahasa Inggris maupun Sastra Inggris bahkan bahasa asing lainnya adalah mereka tentunya fasih menggunakan bahasa asing tersebut.

Faktanya, tak semua mahasiswa jurusan bahasa asing yang memang piawai mengaplikasikan bahasa asing yang mereka dalami di bangku perkuliahan tersebut.

Sebab terdapat empat keterampilan berbahasa yang tidak semua orang akan mengampunya dengan sempurna. Mungkin saja dia lebih andal di salah satu dari listening, reading, speaking, dan writing tersebut.

Selain itu, ada pula yang memang sedari awal sudah memiliki dasar yang cukup mantap untuk bahasa Inggris sehingga menjadi salah satu alasan untuk melanjutkan studi ke jurusan bahasa Inggris.

2. Enak ya kalau jalan-jalan ke luar negeri gak perlu tour guide lagi.

Ada benarnya juga, sih. Bagi mahasiswa yang memang terbilang cukup fasih berbahasa Inggris akan sangat menguntungkan ketika berpelesir ke negara yang berpenutur bahasa Inggris sebab tak mengandalkan jasa penerjemah.

Nah, keuntungan lainnya adalah peluang untuk melanjutkan studi ke luar negeri juga akan lebih besar sebab salah satu syarat kecakapan berbahasa asing telah dikuasai dengan lebih mantap. Apalagi bahasa Inggris merupakan bahasa internasional yang dipakai di mana-mana.

3. Lagi sibuk gak? Bantuin terjemahkan abstrak, dong.

Sudah jadi makanan harian bagai mahasiswa jurusan bahasa Inggris untuk diminta menerjemahkan abstrak atau jurnal rekan-rekannya di jurusan lain. Di satu sisi, hal ini bisa menjadi bumerang, nih. Pasalnya menerjemakan jurnal tidak semudah membalikkan telapak tangan.

Apalagi jurnal-jurnal science yang penuh dengan terminologi khusus dimana tentu saja sama halnya dengan si penerjemah juga harus menggali informasi terkait jurnal yang ditanganinya tersebut untuk menemukan kosa kata yang sepadan. Terjemahkan jurnal medis, jadi belajar soal medis juga.

Terkadang, orang yang meminta bantuan tersebut justru mendesak untuk cepat diselesaikan padahal mahasiswa bahasa Inggris juga memiliki segudang tugas kuliah yang bikin pusing. Jika terkesan lalai dalam menerjemahkan jurnal tersebut, maka dilabeli tidak kompeten sebab bukankah sudah menjadi santapan rutin melahap kosakata bahasa Inggris.

Tak hanya itu, terkadang rekan-rekan sejawat masih berasumsi sepele terhadap terjemahan abstrak sehingga hanya membalasnya dengan ucapan ‘terima kasih’. Padahal, itu adalah ladang penghasilan tambahan bagi mahasiswa jurusan bahasa Inggris, lho. Bukannya matrealistis, tapi realistis. Mau ditagih pun segan. Pokoknya , serba salah.

4. Apa nanti kerjanya cuma jadi guru saja ?
Walaupun namanya adalah program studi Pendidikan Bahasa Inggris, akan tetapi mahasiswanya tidak serta merta akan selalu berpeluang besar untuk menjadi seorang guru atau dosen (jika melanjutkan ke jenjang lebih tinggi).

Faktanya, tak semua mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris yang memang memiliki passion untuk menjadi seorang pendidik. Setelah wisuda kelak, mereka akan mengejar mimpi masing-masing.

Lanjuntnya, Tak sedikit yang bekerja di maskapai penerbangan sebagai pramugari, perusahaan-perusaan asing, asuransi, bisnis perhotelan dan pariwisata, model,jurnalis, tour guide, konsultan, penerjemah, BUMN, dan lainnya. Itu semua tergantung pada peluang, hard skill, dan soft skill yang dimiliki oleh individu terkait.

“ Dan yang pasti masih banyak lagi keunggulan kuliah di program Studi Pendidikan Bahasa Inggris , Universitas Prisma. kalian akan menemukan dan belajar semua itu di Universitas Prisma Manado, ” jelasnya.

“ So, jangan lupa bergabung bersama dengan kami yah di Universitas Prisma Manado, yuk daftar di www.prisma.ac.id/daftar , ” Pungkasnya. (Cel)

Banner IDwebhost
Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.