Jelang Idul Fitri Pemkab Minahasa Keluarkan Seruan, Shalat Idul Fitri di Rumah dan Tidak Gelar Open House

 

Minahasa, GemparBerita.Com – Dalam rangka Pencegahan Covid-19, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa bersama Forkopimda, Ormas dan instansi terkait melaksanakan Penandatanganan Seruan Bersama Tentang Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1441 H Tahun 2020, Jumat (22/5) di Ruang Maesa Polres Minahasa.

 

Asisten Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Minahasa, DR. Denny Mangala, MSi Bersama Tokoh Agama usai penandatanganan Seruan Bersama

Sambutan Bupati Minahasa oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Minahasa, DR. Denny Mangala, MSi menyampaikan, momentum penandatanganan seruan bersama gugus tugas percepatan penanggulangan covid 19 ini merupakan hasil rapat bersama antar pemerintah kabupaten minahasa, TNI/POLRI, Tokoh agama dan ormas yang ada di Kabupaten Minahasa.

” Untuk itu atas nama pemerintah dan masyarakat kabupaten Minahasa mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada personil TNI, POLRI yang sampai saat ini menjaga Kamtibmas di Kabupaten Minahasa,” ujar Mangala.

Lanjutnya, saat ini kasus covid-19 meningkat setiap hari dan konsekuensinya rumah sakit yang kita siapkan sudah full karena terus bertambahnya kasus positif covid-19.

” Mengantisipasi hal tersebut Pemkab Minahasa menyiapkan ruang yang kosong untuk dijadikan ruang isolasi dan base camp wakil gubernur sulawesi utara sudah sementara di persiapkan untuk ruang isolasi pasien positif covid-19 dan OTG (orang tanpa gejala),” jelasnya.

Presiden Republik Indonesia, tambahnya, saat ini menerapkan perubahan perilaku masyarakat yang baru (new normal) dalam skema ini masyarakat akan kembali beraktivitas dimana kantor akan di buka tapi harus rajin mencuci tangan, wajib memakai masker ketika keluar rumah, menjaga jarak, selalu membawa hand sanitizer, serta menjaga kesehatan dengan asupan makanan dan berolahraga sehingga pola hidup baru dapat dijalankan dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan dalam kegiatan sehari-hari.

” Sampai saat ini ,pandemi covid-19 masih terjadi di kabupaten Minahasa dan sudah semakin meningkat. Dalam upaya untuk mencegah, mengurangi dan melindungi masyarakat dari resiko penularan covid-19, maka kami serukan kepada seluruh umat islam dan pengurus masjid/musholla se-kabupaten Minahasa untuk tetap beribadah Idul Fitri dengan menghindari berkumpulnya massa dalam jumlah besar,” pungkas Mangala.

Adapun seruan tersebut sebagai berikut,
A. Kegiatan malam takbiran dilakukan di masjid/musholla dengan menggunakan rekaman yang dapat diperdengarkan melalui pengeras suara serta di rumah masing-masing dan tidak melakukan takbiran keliling.
B. Shalat Idul Fitri yang biasanya dilaksanakan berjamaah di masjid/musholla atau di lapangan terbuka ditiadakan dan dilakukan bersama keluarga inti di rumah.
C. Pada perayaan Hari Raya Idul Fitri 1441 H.dihimbau untuk tidak melaksanakan open house dan silaturahmi diupayakan melalui virtual.
D. Untuk silaturahmi dalam Hari Raya Ketupat agar dilakukan secara virtual.
E. Umat Islam, Imam dan pengurus masjid/musholla se-kabupaten Minahasa agar senantiasa mematuhi setiap peraturan, keputusan dan himbauan yang dikeluarkan pemerintah dalam rangka pencegahan penyebaran covid-19.

Usai kegiatan dilaksanakan penandatanganan seruan kesepakatan bersama oleh Pemkab Minahasa, Forkopimda, Instansi Terkait, Ormas serta Pimpinan Umat Islam Se-Kabupaten Minahasa.

Kegiatan Dihadiri : Kapolres Minahasa AKBP. Denny Situmorang SIK, Dandim 1302 Minahasa Letkol INF. Slamet Raharjo, S.Sos , M.Si, Ketua FKUB Kab.Minahasa Pdt. Evert. Tangel, S.Th, Ketua Pengurus Cabang Nahdatul Ulama Minahasa Hj. Safarudin Madogpunggeng, Ketua MUI Minahasa Prof. Suyitno Kangiden, Ketua Muhamadyah Minahasa Abdullah Buhari, Sekretaris Panitia Hari-hari Besar Islam Kardianto Kodu, Pdt. Galex Sangian, S.Th, Ketua LMI Minahasa Noldi Lila, Ketua Pemuda Ansor Minahasa Herman Amirudin.

(Anes Walean)

Banner IDwebhost
Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.