Bupati E2L Tepis Pemberitaan Soal Bawa Massa ke Wisata Pulau Sara

Talaud, Gemparberita.com – Belum lama ini telah diberitakan kalau Pemerintah Kabupaten Talaud melakukan aksi boyong massa ke objek wisata Sara ditengah pandemi Covid-19.

Namun pemberitaan tersebut disanggah sejumlah kalangan termasuk dari pemkab Talaud itu sendiri. Dimana saat itu, Sabtu(28/3/20) sekira pukul 15.00, Bupati E2L bersama keluarga bertolak ke Wisata Sara dari Melonguane dengan menggunakan Speed Boat.
Tujuan utama ke wisata Sara, selain memperlihatkan wisata Sara kepada keluarga dari Manado, juga meninjau langsung potensi wisata Pulau Sara dalam hubungannya sebagai objek wisata andalan masyarakat Talaud.

” Jadi kami ke wisata Sara itu, betul-betul murni karena peninjauan dalam rangka prospek pembangunan fasilitas penunjang wisata tersebut,” ucap Bupati E2L kepada media ini, saat diwawancarai di kediamannya, Senin(29/3/20).

Menurutnya, kunjungan ke Wisata Sara itu juga dihadiri stakeholder berkompoten dibidang pariwisata. Diantaranya, ada dari Anggota DPRD yang membidangi sektor pariwisata, ada juga dari Dinas Pariwisata itu sendiri, dan sejumlah tokoh pemerhati wisata Talaud ikut berpartisipasi dalam prospek pengembangan Objek Wisata Sara kedepan.

Perlu diketahui, sebelumnya pada kamis(26/3/20) lalu. Saya sudah memberikan statement kepada wartawan Indo Post, soal rencana pengembangan Wisata Pulau Sara di Talaud. Dimana saat itu, saya mengatakan kalau Wisata Sara akan dipugar menjadi wisata primadona Talaud.

” Dari awal saya sudah mengagendakan kunjungan ke pulau Sara dalam rangka peninjauan lokasi dengan stakeholder bidang pariwisata. Dibuktikan, sebelum kunjungan saya langsung memberikan statement soal pengembangan wisata Sara di media,” pungkas Lasut dengan senyum.

Namun lepas dari itu kata E2L, kunjungan kami ke pulau Sara ini tak lepas dari protap soal pencegahan Covid-19 di Talaud. Sehingga saat di lokasi kami tetap menjaga jarak dan anjuran memakai masker dan alat lainnya dalam mencegah Covid-19 tersebut.

Sementara salahsatu pengamat Pariwisata Talaud, Swelleng Adam SIP saat ditemui media ini mengatakan, kunjungan Pemerintah Kabupaten Talaud dan beberapa pejabat teras pemkab Talaud, semata-mata hanya mengawal bupati dalam kunjungan perdana meninjau langsung keadaan wisata Sara yang akan dilakukan pemugaran.

Sehingga wisata tersebut dapat ketambahan fasilitas-fasilitas penunjang wisatawan yang berkunjung. Jika fasilitas lengkap maka secara otomatis akan menambah peningkatan Pendapatan Asli Daerah(PAD).

” Jadi kunjungan Bupati E2L ke Sara itu bukan berhura-hura, seperti yang diberitakan. Tapi sudah diagendakan sebelumnya, bahwa pulau Sara ini sangat potensial sebagai salahsatu ikon wisata yang dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi pemerintah daerah dan masyarakat,” tutur Adam.

Ia juga menambahkan, perihal pemberitaan soal adanya dugaan membawa massa skala besar yang melibatkan salahsatu Anggota Dekab Talaud sebagai Nara Sumber. Adam mengatakan semua itu keliru.

” Saya sangat menyayangkan jika ada anggota Dekab Talaud yang menjadi sumber berita terhadap adanya pembawaan massa besar oleh Pemkab Talaud,” kritik Adam yang juga sebagai pengamat Pariwisata Talaud.

Seharusnya sebagai anggota legislatif dan pemimpin, dapat menelaah semua pemberitaan terkait isu global yang berhubungan dengan pencegahan Covid-19 ini.
“Jangan seenaknya menjadi sumber berita tapi tidak melihat langsung di lapangan. Dan terlebih harus mengetahui benar dulu duduk persoalan setiap kegiatan yang ada di daerah. Apalagi soal Covid-19 ini sangat rentan dan tak bisa main-main,” ketus Adam.

Terpisah, Ketua Komisi III DPRD Kepulauan Talaud, Meike Manganguwi memberikan penjelasan terkait pemberitaan soal pemkab kumpul massa di wisata Sara.

Menurut Meike, keberadaan dirinya bersama teman-teman yang menggeluti bidang pariwisata dalam agenda tugas sebagai Ketua Komisi III yang membidangi Pariwisata.

Awalnya pak Ketua Berkarya, Pak Paulus Pangau telfon ke saya, mengajak ke Pulau Sara untuk melihat potensi wisata yang bisa dikembangkan disana, karena pak Bupati katanya punya rencana untuk pengembangan potensi Pariwisata Pulau Sara. Dan yang berangkat ke Pulau Sara itu, saya bersama suami, staff DPRD 1 orang, Ketua Berkarya Provinsi, Pak Paulus Pangau, dan 1 orang Pendamping. Pagi – pagi itu (Sabtu, 28/3), naik speedboat kecil.

” Kebetulan saya, Ketua Komisi III DPRD Talaud yang memang membidangi Pariwisata, jadi berangkat ke Sara hanya kami berlima, dengan menggunakan Speed Boat kecil. Pas sampai di Pulau Sara, ternyata sudah ada masyarakat yang sedang berlibur disana. Ya, namanya juga kan tempat wisata, pasti tetap ada pengunjung,” jelas Manganguwi.

Terkait kedatangan Bupati Talaud, dr. Elly E. Lasut bersama keluarga ke Pulau Sara, Manganguwi menjelaskan bahwa, ini disebabkan karena di Kediaman Bupati sedang ada penyemprotan Disinfektan.

“Karena di Kediaman Bupati sedang ada penyemprotan disinfektan. Dan Karena ada anak yang masih bayi, yang rentan terpapar zat Kimia dari disinfektan.

“Masyarakat yang melihat Bupati bersama Keluarga ke Pulau Sara langsung berbondong – bondong ikut. Mereka tidal diajak, tapi atas inisiatif sendiri mereka datang,” imbuhnya.

Sementara Kabag Humas Talaud, Fanmy Unsong MM, mengatakan kunjungan bupati E2L bersama sejumlah pejabat pemkab Talaud, itu sudah diagendakan sebelumnya.

” Kunjungan Bupati, Dr. Elly Engelbert Lasut(E2L) ke wisata Sara, selain acara keluarga juga agenda peninjauan lokasi wisata dalam hubungannya pemantapan dan rencana peningkatan fasilitas penunjang wisata,” ucap Unsong kepada media ini. (Jasman Andy)

Banner IDwebhost
Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.