Bravo,  Pemkab Talaud Miliki Thermal Detektor dan Alat Pelindung Tim Medis

Talaud, GemparBerita.com – Masyarakat Kabupaten Talaud patut bergembira karena saat ini fasilitas Thermal Detector dan Alat Pelindung diri bagi Tim Medis dalam menangani virus corona(Covid-19), kini telah hadir di Pemkab Talaud.

Fasilitas medis dimaksud sangat dibutuhkan, karena sejak awal pihak petugas medis hanya melakukan proses penangan secara manual, dengan peralatan seadanya saja. Berkat lobi pemerintah daerah, maka fasilitas ini bisa dihadirkan di bumi Porodisa demi upaya pencegahan Covid-19.

Mewakili Bupati Talaud, Dr. Elly E. Lasut(E2L), Wakil Bupati, Moktar Arunde Parapaga(Mantap) mengungkapkan bahwa alat pengukur suhu tubuh(Thermal Detektor) dan pelindung diri serta peralatan medis lainnya tersebut diperoleh setelah melakukan koordinasi dan konsultasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara, Jumat (20/3/20) tadi siang.

Didampingi Kabag Ekonomi. Natalianus Essing SE, Parapaga melakukan kordinasi dengan Perum Bulog SulutGo di Manado, Rabu (18/3/20) lalu.

“ Setelah berkordinasi dan konsultasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi, akhirnya kami mendapatkan sejumlah peralatan medis, yakni thermal detector dan pelindung diri petugas medis ,” pungkas Parapaga kepada media ini.

Dengan adanya fasilitas tersebut, bisa membantu pemerintah daerah untuk melakukan deteksi dini dan menjamin keamanan petugas dalam pecegahan Virus Korona di wilayah perbatasan ini.

“ Fasilitas medis ini sudah dikirim hari ini dari Manado ke Talaud. Diharap bisa membantu untuk melakukan deteksi dini serta memberikan keamanan bagi petugas-petugas kita yang memang sampai hari ini belum memiliki alat pelindung diri,” tutur Wabup.

Selain kordinasi soal alat medis, Wabup Parapaga meluangkan waktu berkordinasi dengan Perum Bulog Wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo perihal ketersedian bahan makanan pokok sehubungan dengan bencana non alam Covid-19.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Manado tersebut, jelas Moktar Parapaga, Bulog menjamin ketersedian bahan pokok yang dibutuhkan warga. Pihak Bulog juga menyetujui permintaan pemerintah daerah agar Bulog di Kabupaten Kepulauan Talaud menjadi wilayah sendiri lepas dari wilayah Tahuna.

“ Parapaga berharap agar pemerintah daerah melalui instansi terkait, segera menyusun Peraturan Bupati(Perbup) soal ini,” pintanya.

Diketahui, saat ini dari 7 Orang Dalam Pengawasan(ODP) kini tinggal 1 orang saja pada posisi ODP di Kabupaten Talaud. Karena ke-6 orang tersebut sudah dinyatakan bebas dari masa Inkubasi. (Jasman Andy)

Banner IDwebhost