Polres Talaud Gelar Rekontruksi Kasus Pembunuhan Darma

Talaud, GemparBerita.com – 23 adegan diperagakan saat rekonstruksi kasus pembunuhan korban DS alias Darma (53) bersama Tersangka KP alias Korinus(42) di halaman Polres Kepulauan Talaud Jumat, (7/2/20) pagi pukul 09.00 wita.

Kapolres Kepulauan Talaud AKBP. Alam Kusuma S Irawan, MH mengungkapkan, rekontruksi Kasus pembunuhan yang di pimpin Kasat Reskrim, Iptu M. Maulana Mi’raj SIK tersebut mengungkap dengan jelas bagaimana kasus pembunuhan yang di lakukan oleh tersangka KP alias Koronus (42) hingga menewaskan korban yang merupakan tulang punggung keluarga itu.

“Rekontruksi kasus ini sesuai dengan keterangan dari para saksi-saksi dan tersangka,” ungkap Kapolres Jumat, (7/2/20) saat menggelar Konfrensi pers di mapolres Talaud.

Lanjutnya, tersangka yang juga adalah residivis yang melakukan pembunuhan kepada korban dengan sadis itu, telah digambarkan dengan rinci melalui rekontruksi kasus dimana tersangka menggunakan sebuah parang atau tumbaka untuk menghabisi nyawa korban.

“Barang bukti sebilah parang sepanjang 50,5 centi meter yang kemudian di tusukkan ke bagian dada korban dan dilanjutkan dengan membacok korban pada bagian tangan sebelah kiri sebanyak dua kali,” terang Kapolres.

Mirisnya kasus pembunuhan dengan menewaskan korban DS tersebut disaksikan oleh anak korban yang masih di bawah umur itu, dilakukan tersangka hanya karena sakit hati persoalan hutang.

Pada kasus tersebut tersangka diancam pasal 340 KUHP junto 338 KUHP jo pasal 2 ayat 1 undang-undang darurat, dengan ancaman terberat hukuman penjara seumur hidup.

“Untuk sementara motif tersangka menghabisi nyawa korban adalah hutang piutang sehingga timbul dendam dan tuntutannya sangat maksimal karena tersangka juga adalah residivis dan ancaman hukumannya terberat seumur hidup,” ujar Kapolres.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Kepulauan Talaud Iptu M. Maulana Mi’raj mengungkapkan, pihaknya melakukan rekontruksi kasus tersebut guna kelengkapan berkas sehingga tidak ada lagi komplain dari pihak lain.

“Rekonstruksi kasus ini bertujuan untuk memenuhi kelengkapan berkas perkara untuk selanjutnya dilimpahkan ke jaksa penuntut umum” jelas Miraj.

Diketahui, disela rekontruksi kasus pembunuhan yang di gelar, Istri Korban yang juga hadir sebagai saksi bersama anaknya tampak tak terima dengan pembuhan terhadap suaminya itu dimana ia terus memarahi tersangka yang sedang memperagakan adegan pembunuhan.(man)

Banner IDwebhost