Kapolres Minut: Tinggal Satu Saksi Oknum ASN Akan Jadi Tersangka Otak Pembunuhan Steven Indy

Minut, GemparBerita.com – Kasus kematian Steven Gyo Indy (30) warga Rap-Rap Kecamatan Airmadidi yang terjadi pada 3 Febuari 2020 didepan RS Maria Walanda Maramis yang sudah ditetapkan tiga tersangka oleh Polres Minut. Diperkirakan masih ada oknum atau otak dibalik pembunuhan ini.

Sementara itu, Steivy Indy kakak korban menceritakan awal kejadian yang terjadi kepada adiknya. Bahwa adiknya berpacaran dengan seorang wanita bernama FW alias Fresty, oknum Fresty tersebut pernah berpacaran dengan salah satu PNS di Papua. Tapi tidak beberapa lama Fresty pulang ke Airmadidi berpacaran dengan korban dan sudah tinggal dirumah karena sudah hamil dan tidak lama lagi akan menikah.

“Sebelum kejadian orang tua Fresty meninggal dunia dari situ oknum ASN datang dan membawa anak buah, tidak beberapa Fresty sudah merasa sakit dan dibawah kerumah sakit oleh Oknum ASN selang beberapa lama korban datang ke RS untuk melihat kekasihnya, dari situlah terjadi cecok dan perkelahian yang mengakibatkan korban meninggal dunia,” tutur Indy.

Untuk itu, Kapolres Minut AKBP Grace Rahakbau SIK mengatakan bahwa pihaknya masih dalam proses penyelidikan dan minta keterangan terhadap 3 tersangka. Tapi ada satu saksi yang menyebutkan nama oknum ASN yang merupakan kadis PU di Papua berinisial RB.

“Salah satu saksi menyebutkan oknum ASN berinsial RB otak dari pembunuhan ini,”ungkap Rahakbau, kepada media, Selasa (18/2/2020).

Kapolres menjelaskan, tinggal satu saksi lagi kami akan menahan oknum ASN, kalau memang dia otak dibalik kasus pembunuhan ini kami akan menahan dan dijadikan tersangka.

“Sudah ada satu saksi yang menyebutkan nama onum ASN tersebut. Dan kami membutuhkan satu saksi lagi untuk melengkapi itu. Kami akan terus berupaya, dan oknun tersebut memang sudah menjadi target kami dalam kasus ini. Kami minta dukungan doa dan bantuan dari semua pihak, “tutupnya.

Banner IDwebhost