Investor Luar Negeri, Investasi Rp800 Miliar di KEK Pariwisata Likupang

Minut, GemparBerita.cotm – Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata di wilayah Likupang kabupaten Minahasa Utara (Minut), kini sudah banyak dilirik oleh investor mancanegara maupun domestik. Buktinya, dalam setahun terakhir ini, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM-PTSP) Minut telah menerima beberapa rencana investasi dari beberapa investor yang siap mengembangkan pariwisata wilayah Kabupaten Minut. Bahkan diprediksikan, modal investasi yang siap masuk lewat pemerintah Minut bisa kurang lebih Rp800 miliar.

Kepala Dinas PM-PTSP Minut, Jack Paruntu SE mengatakan, sejumlah investor yang siap masuk menanamkan investasinya ada yang dari negara Perancis serta investor dalam negeri yang difasilitasi oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

“Nantinya para investor ini akan diberikan kemudahan berupa ijin retribusi nol persen. Tapi jika ada investor yang menanamkan modal di luar KEK Pariwisata atau daerah penyangga, retribusi tetap ada. Prediksi ada sekitar kurang lebih Rp800 miliar rencana investasi yang siap masuk ke KEK Pariwisata,” jelas Paruntu.

Ditambahkan Paruntu, selain dalam kawasan KEK Pariwisata, ada juga investor yang sudah berencana membuka usaha di wilayah kepulauan. “Nantinya investor-investor ini akan membuka usaha resort dan sebagainya,” tambah Paruntu.

Sebelumnya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah mengucurkan anggaran sekitar Rp100 miliar untuk penataan kawasan Pantai Paal di Kecamatan Likupang Timur, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Direncanakan pembangunan sudah sudah dilakukan tahun ini.

“Penataan kawasan Pantai Paal dan sekitarnya ikut menunjang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Pulisan Likupang, yang hanya seluas 197 hektar,” kata Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Minut, Allan Mingkid.

Alfian Aso Posumah

Banner IDwebhost
Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.