Dumas Ditemukan Tewas Gantung Diri

Talaud, GemparBerita.com – Warga Melonguane digegerkan dengan aksi nekat SND (32) alias Dumat warga Melonguane timur yang mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di kamar mandi di rumahnya, Rabu(12/02/20).

Kapolsek Melonguane, Ipda Dedy Matahari mengungkapkan dimana, setelah di lakukan pemeriksaan terhadap saksi yakni Istri korban berinisial OM (34) yang bekerja sebagai Kariawan di salah satu Instansi BUMN di Kabupaten Talaud, mengungkap bahwa korban meninggalkan rumah sekira pukul 21.00 wita Selasa, 11 Februari kemarin, tanpa memberitahukan arah tujuannya dan nanti kembali ke rumah pada pukul 05.00 wita pada hari Rabu, 12 Februari.

Kemudian korban bertemu dengan mertua korban YA (56) serta istri korban yang sedang menggendong anak mereka yang baru berusia 1 tahun 10 bulan, sedang berada di ruang tamu.

“Kemudian korban langsung menuju kamar untuk beristirahat dan disusul oleh saksi dan anaknya. Di dalam kamar, saksi dan anaknya tidur kembali di tempat tidur keluarga, sedangkan korban tidur di kasur yang di hamparkan di atas lantai di samping tempat tidur keluarga.” ungkap Kapolsek.

Pada pukul 06.00 wita, saksi bangun karena anak saksi menangis minta digendong sehingga saksi dan anaknya keluar dari dalam kamar dan menonton tv di ruang keluarga, sedangkan korban masih tertidur.

Sekira pukul 07.00 wita saksi masuk ke dalam kamar untuk mandi mempersiapkan diri ke kantor tempat dia bekerja, saksi sudah tidak mendapati korban berada di tempat tidur semula ketika saksi keluar kamar.

“Saksi kemudian memanggil korban karena saksi berfikir korban berada di dalam kamar mandi, namun pada saat saksi menuju kamar mandi yang terletak di dalam kamar tersebut, telah menemukan korban sudah dalam keadaan tergantung dengan menggunakan safrey (pengalas tempat tidur red.) di depan pintu kamar mandi,” terang Kapolsek.

Setelah mendapatkan laporan terkait dengan peristiwa tersebut pihaknya langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melakukan pemeriksaan serta membawa korban ke Rumah Sakit(RS) Mala untuk mendapatkan pemeriksaan penyebab kematian korban secara detil.

“Hasil pemeriksaan, terdapat bekas jeratan safrey di leher korban, dan sperma keluar, sementara posisi korban tergantung dan kakinya menyentuh tanah,” beber Kapolsek.

Saat ditemui awak media, Istri korban OM mengungkapkan, dirinya sangat terpukul kala itu dan langsung meminta pertolongan kepada ibunya HB dan lelaki JFM yang kebetulan berada di depan rumahnya.

“Saya tidak menyangka suami saya akan gantung diri, yang saya sendiri tidak tahu apa sebabnya, sebab hubungan rumah tangga kami juga baik-baik saja, tidak ada masaalah, dan padahal pada waktu itu ia datang kerumah dalam jeadaan sadar dan tidak mengkonsumsi alkohol,” ungkao OM istri korban.

Diketahui, sebelumnya korban mengidap penyakit malaria dan pernah di opname di RS Mala selama tiga hari.(man)

Banner IDwebhost
Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.