Lahan Kebun Seluas 5 Hektar Dilalap Api

Talaud, GrmparBerita.com – Musim panas yang kini melanda Sulut dan sekitarnya, menyebabkan banyak hutan maupun lahan perkebunan serta perumahan mengalami kebakaran.

Khususnya di wilayah kabupaten kepulauan Talaud, jika sudah musim panas kebakaran menghantui warga disekitar.
Baru-baru ini, kebakaran lahan perkebunan sekira lima hektar kembali terjadi di kebun Wuida Desa Tarohan Kecamatan Beo Selatan, (6/9/19).

Masyarakat yang mengetahui hal tersebut langsung melaporkan peristiwa ini ke Pihak Kepolisian Sektor ( Polsek) Beo. Dengan sigap kapolsek Beo, Ipda Johan Atang bersama sejumlah personil langsung mendatangi Tempat Kejaduan Perkara (TKP).

Setelah berjalan sekitar 10 KM , Akhirnya Personil tiba di TKP dan ternyata benar sudah terjadi kebakaran lahan yang kurang lebih menghanguskan lahan se luas lima hektar.

“Saat tiba di TKP kami Berusaha memadamkan sisa – sisa api di bawah bantuan masyarakat setempat,” ujar Kapolsek Beo Ipda Johan Atang

Keterangan sejumlah saksi – saksi bahwa sumber api diduga berasal dari kebun milik lelaki YM kemudian dengan cepat menghanguskan kebun yang ada disekitarnya.

Sedangkan dari keterangan Lelaki YM bahwa benar telah membakar rumput di kebunnya namun sudah di padamkan dengan menggunakan air sehingga melihat api sudah padam yang bersangkutan kembali ke rumah sikitar pukul 08.00 wita.

Diduga lelaki YM pada saat memadamkan api tidak memperhatikan dengan jelas apakah api yang di padamkan sudah benar- benar padam atau belum sehingga masih ada sisah- sisah api yang belum padam dan membakar rumput-kering di sekitarnya sehingga api menjalar dan menjadi besar di karenakan wilayah tersebut berada di atas gunung dan angin bertiup kencang yang menyebabkan api begitu cepat menjalar. Kata Atang.

Pada peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa. Hanya kerugian materil akibat dari kebakaran tersebut berupa pohon pala, cengkeh dan pohon kelapa.

Kapolsek Beo, mengingatkan masyarakat melalui himbauan kamtibmas agar berhati-hati membuat api dikebun atau hutan mengingat saat ini musim kemarau serta angin bertiup sangat kencang.

Pihaknya kini sedang lakukan langkah pendekatan kepada masyarakat yang lahannya terbakar agar tenang dan menyerahkan penanganan kasus kepada Polri.

Polsek Beo akan melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab dan pelaku pembakaran lahan.

“Kami akan melakukan penyelidikan untuk mengetahui, apakah kebakaran ini disebabkan oleh faktor alam atau karena ada unsur kesengajaan,” terang Kapolsek.(rendi)

Banner IDwebhost