Astaga, Beli Emas Palsu Lansia Warga Tikala Baru Rugi 300 Juta

Manado, Gempar Berita.Com -Bagaikan tersambar petir di siang bolong begitulah ekspresi lelaki lanjut usia ( Lansia) asal Tikala Baru Kecamatan Tikala, setelah mengetahui bahwa emas yang di belinya adalah emas palsu.

 

Pria tua tersebut berinisial HS alias Her (75) yang dimasa tuanya itu masih bekerja sebagai wiraswasta, yang terpaksa melaporkan tindak penipuan tersebut ke Polresta Manado.

 

Pasalnya, pria lansia ini ditipu mentah mentah oleh lelaki berinisial LI alias Ling (40) yang di ketahui sebagai warga negara asing yang sudah sekian lama berdomisili di Sulut.

 

 

kronologi kejadian sesuai dengan laporan korban, mulanya pada hari Senin, (01/07) tersangka dan istrinya datang kerumah korban.

 

Kemudian pelaku mengaku bahwa ia bekerja di pertambangan serta menunjukan pada korban bahwa ia memiliki surat warisan, uang taiwan, dan emas, kemudian memberikan satu buah emas untuk dijadikan sampel agar keaslian emas tersebut dapat dipastikan, dan disaat korban pergi mengecek di toko emas ternyata emas tersebut benar asli.

 

Keesokan harinya pelaku kembali datang kerumah korban dan membawa emas kurang lebih 10 kilogram (Kg) dan meminta korban untuk menjualkan emas tersebut.

 

 

Tak sampai disitu, pelaku langsung meminta korban untuk menjual emas tersebut dengan meminta uang pengganti kepada korban senilai 21 ribu dolar, atau setara dengan 300 Juta Rupiah, dengan alasan pelaku tidak bisa menjual lantaran pelaku adalah warga negara asing.

 

Percaya dengan omongan pelaku, tanpa curiga korban langsung menyerahkan uang yang diminta oleh pelaku. kemudian korban langsung menuju toko emas untuk memastikan bahwa emas tersebut.

 

Setelah dicek ternyata emas seberat 10 Kg tersebut adalah bukan emas asli melainkan besi jenis kuningan. merasa dirugikan, korban menuju ke Mapolresta Manado untuk melaporkan kejadian yang menimpanya.

 

Kapolresta Manado Kombes Pol Benny Bawensel SIK melalui Kasat Reskrim AKP. Thommy Aruan SH, SIK, MH setelah dikonfirmasi pada Jumat, (05/07) membenarkan laporan tersebut.

” Laporan sudah kami terima dan selanjutnya kasus dalam proses penyelidikan serta mengumpulkan bukti yang akurat,” Pungkas Thommy. (Cel)

Banner IDwebhost

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*