SOV: OD Terlalu Kuat Bagi Lawan Politik Manapun

Manado, GemparBerita.com – Menghangatnya suhu Politik di Nyiur Melambai Sulawesi Utara (Sulut) membuat pengamat hukum dan politik Stefan Obadja Voges (SOV) angkat bicara. Saat diwawancarai disalah satu rumah kopi ternama di jalan Ahmad Yani Manado, SOV mengupas santai tentang kemungkinan-kemungkinan politik di Sulut nanti. Menurutnya, dalam perhelatan Pilkada 2020 nanti, Petahana Olly Dondokambey SE masih sangat berpeluang untuk terpilih kembali.

“Logika politiknya sederhana pertama, OD adalah petahana, dalam sejarah politik Indonesia, petahana sangat sulit dikalahkan. Kedua, dengan hampir sebahagian Kabupaten Kota di Sulut dikuasai oleh partai penguasa, maka peluang menang terbuka lebar, mesin partai akan bekerja dengan mudah karena pasti mendapat topangan politis kepala-kepala daerah. Ketiga, OD masih dicintai masyarakat karena kesuksesannya dalam pembangunan di Sulut akhir-akhir ini,” ungkap SOV.

Ditambahkan SOV, Pembangunan Tol Manado-Bitung, pembukaan jalur penerbangan Manado-China dan berbagai investasi dengan skala Mega Proyek yang sudah dan sementara berlangsung telah menunjukkan kapasitas beliau sebagai pemimpin yang mampu berbuat dan berkarya, sekalipun belum sejalan dengan kondisi ekonomi masyarakat namun setidaknya jika terus dibenahi, maka dampaknya bagi pertumbuhan ekonomi akan sangat signifikan.

“Dengan ditetapkannya pasangan Jokowi-Amin sebagai pemenang Pilpres oleh MK, jelas menjadi tambahan kekuatan moril dan kekuatan politis tersendiri bagi OD.” ucapnya.

Dikatakannya, peta politik nasional jelas akan sangat mempengaruhi peta politik daerah, jika membaca peta politik nasional, maka kondisi politik nasional saat ini sangat menguntungkan bagi OD.

“Kita ketahui bersama ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh kontestan politik saat saat ini, antara lain, popularitas, elektabilitas dan akseptabilitas. Menurut hemat saya, seorang OD masih sulit disaingi dari aspek popularitas dan akseptabilitas. Sementara untuk elektabilitas, sekalipun dibutuhkan survey untuk mengukur, tapi saya kira, itu pun masih sulit ditandingi oleh siapapun,” tuturnya.

Dengan kondisi seperti ini, OD berpasangan dengan siapapun tidak akan menjadi persoalan yang signifikan. Oleh karena itu, sekalipun tidak mengganti pasanganpun, OD masih akan melenggang mulus memenangkan Pilgub nanti.

“Jikapun OD berpikir untuk mengganti pasangan, saya yakin, OD akan memilih kader partai ketimbang non-partai ataupun birokrat,” ucapnya.

“Nama-nama seperti Andre Ang dan Rocky Wowor bisa menjadi alternatif selain Steven Kandou. Namun SK tetap akan menjadi pilihan terlogis, karena selain sudah teruji selama 4 tahun ini, SK juga sangat di hormati dan disegani oleh para birokrat,” pungkasnya.

Ada dua hal yang akan berpengaruh dalam hitung-hitungan politik di atas. Pertama, bagaimana jika OD menjadi menteri seperti yang digunjingkan banyak pihak? Menurut saya, probabilitas tersebut sangat besar, mengingat kapasitas OD memang sangat pantas menduduki salah satu kursi di kabinet Jokowi-Amin. Jika ini terjadi, dan sudah diketahui oleh OD, maka urgensi untuk menempatkan papan dua dari kader partai adalah prioritas yang tidak dapat dihindari. Demi kewibawaan partai dan demi mempertahankan Visi lama PDIP yaitu, mempertahankan selama mungkin dominasi kekuasaan di Sulawesi Utara. Jadi, jika ini terjadi, maka Wakil Gubernur siap-siap mengisi posisi Gubernur.

Kedua, kemungkinan Pilkada Serentak 2023 nanti juga akan mempengaruhi hitung-hitungan politik. Jika memang kita akan menjalankan Pilkada serentak 2023, maka kemungkinan OD menerima posisi menteri akan semakin kuat. OD akan mewariskan kursi Gubernur pada kader partai yang dinilai pantas dan layak, dan akan mendukung kader tersebut dari pusat.

Menjadi pertanyaan menarik adalah: siapa yang akan maju bertarung pada pilgub serentak 2023?. Kita simpan dulu analisa itu hingga saatnya tiba untuk dikupas lagi. Jawabnya sambil tertawa santai dan menyeruput secangkir kopi susu yang hangat.

Alfian Aso Posumah

Banner IDwebhost