LAK-P2N Minta KPK Batalkan Lelang Barang dan Jasa 2019

 

Talaud, GemparBerita.Com – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kabupaten Kepulauan Talaud Lembaga Anti Korupsi dan Pemerhati Pembangunan Nasional (LAK-P2N) Hariono Bowonseet meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk membatalkan proses lelang pengadaan barang dan jasa tahun 2019 yang sudah di lelang termasuk paket Penunjukan Langsung (PL) di Kabupaten Kepulauan Talaud.

“KPK harus membatalkan lelang pengadaan dan jasa tahun 2019 yang sudah dilaksanakan termasuk paket penunjukan langsung,” tegas Bowonseet.

Hal ini disuarakan oleh Aktivis vokal asal Tanah Nusa Tamarongge pasca Bupati Kabupaten Kepulauan Talaud Sri Wahyumi Maria Manalip ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) terkait penerimaan hadiah atau janji oleh penyelenggara negara tentang pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Kepulauan Talaud tahun anggaran 2019.

Dirinya meinilai, proses lelang pengadaan barang dan jasa tahun 2019 yang sudah dilelang syarat dengan unsur Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN).
“Semua proses lelangĀ  pengadaan barang dan jasa tahun 2019 terindikasi ada praktek KKN,” tegas Bowonseet

Lanjutnya, seperti yang tertuang dalam Perpres Nomor 16 Tahun 2018 tentang pengadaan barang dan jasa Pasal 7 bahwa, proses lelang pengadaan barang/jasa harus transparan, terbuka, bersaing adil dan akuntabel.

Etika Pengadaan Barang dan Jasa tidak saling mempengaruhi baik langsung maupun tidak langsung yang berakibat persaingan usaha tidak sehat.

Menerima dan bertanggung jawab atas segala keputusan yang ditetapkan sesuai dengan kesepakatan tertulis pihak yang terkait, Menghindari dan mencegah terjadinya pertentangan kepentingan pihak yang terkait, baik secara langsung maupun tidak langsung, yang berakibat persaingan usaha tidak sehat dalam Pengadaan Barang/Jasa.

Selain itu, harus menghindari dan mencegah pemborosan dan kebocoran keuangan negara dan menghindari dan mencegah penyalahgunaan wewenang dan atau kolusi dan tidak menerima, tidak menawarkan, atau tidak menjanjikan untuk memberi atau menerima hadiah, imbalan, komisi, rabat, dan apa saja dan atau kepada siapapun yang diketahui atau patut diduga berkaitan pengan Pengadaan Barang/Jasa. Kata Bowonseet. (Rendi)

Banner IDwebhost

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Banner IDwebhost