Keributan Antar Penumpang dan ABK KM Sabuk Nusantara 38, Berhasil Dilerai

Talaud, GemparBerita.Com – Jelang pelayaran KM. Sabuk Nusantara dengan rute Melonguane-Nanusa-Miangas, sempat terjadi keributan antar Penumpang dan pihak Anak Buah Kapal(ABK) di Pelabuhan Melonguane, (16/5/2019).

Pasalnya, kejadian tersebut dipicu akibat tidak diperbolehkannya Penumpang mengangkut jenis BBM Minyak Tanah dan Gas Alpiji(Tabung Gas) di kapal. Karena sebelumnya sudah ada aturan agar jenis BBM dan jenisnya yang bisa membahayakan kapal dan penumpang, untuk tidak diangkut oleh Penumpang.

Mengetahui ada keributan tersebut, Tim Khusus Porodisa Safe Polres Kepulauan Talaud dipimpin oleh Waka Tim IPDA Dedi Matahari bersama personil mendatangi kericuhan yang terjadi antara Penumpang dan Kapten Kapal serta ABK KM Sabuk Nusantara 38 di Pelabuhan Melonguane sekira pukul 23.45 Wita.

“Saat menerima Laporan, kami langsung turun ke TKP di Pelabuhan Melonguane. Saat itu langsung mengatasi keributan dari sejumlah Penumpang yang membawa BBM Jenis Minyak Tanah dan Tabung Gas di angkut ke Kapal KM Sabuk Nusantara 38 ke wilayah Perbatasan Nanusa dan Miangas ” tanggap Ipda. Dedi Matahari.

Untuk keselamatan Pelayaran maka sejumlah BBM jenis minyak tanah serta tabung berisi Gas Elpiji kemudian di turunkan ABK karena pihak Kapal tidak mau mengambil resiko apabila terjadi hal- hal yang tidak di inginkan di atas kapal.

BBM dan GAS yang diturunkan diserahkan oleh pemilik Bahan bakar dan menitipkannya kepada keluarga terdekat di Melonguane.

Setelah proses penurunan barang bawaan penumpang yang diangkut di Kapal selesai dilakukan. KM Sabuk Nusantara akhirnya berangkat berlayar meninggalkan Pelabuhan Melonguane menuju wilayah perbatasan Nanusa – Miangas sekitar pukul 00.30 wita.(Rendi)

Banner IDwebhost

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*