Gelar Rekontruksi Pembunuhan Berencana, Polres Minahasa ungkap Fakta Baru

 

Minahasa, GemparBerita.Com – Polres Minahasa melalui satuan reskrim beberapa waktu lalu berhasil meringkus 2 orang tersangka dalam kasus tindak pidana pembunuhan di Pantai Kombi Kecamatan Kombi yang diduga pembunuhan berencana.

Dipimpin Kasat Reskrim AKP. Fadli SIk, unit jatanras dibantu Tim Buser melaksanakan rekonstruksi terkait dugaan tindak pidana pembunuhan berencana yang dengan sengaja menghilangkan nyawa orang lain yang di duga di lakukan oleh lelaki ST (Septhyano tular ) bersama AM (aldrianus mangetek) terhadap korban SS (Santo sumampouw) Rabu ( 8/5/2019) pukul 10:00 Wita.

Dalam rekonsruksi tersebut dilaksanakan di 3 tempat berbeda, yakni di halaman Polres Minahasa, Alfamart Kampung jawa dan di pantai Kombi Desa Kombi.

Dalam rekontruksi di peragakan sebanyak 58 adegan dan dalam adegan ke 46 terungkap fakta baru setelah Tsk (ST) menikam korban sebanyak 13x di bagian dada kiri korban, tsk (ST) juga memotong kulit bagian alat kelamin korban dan disimpannya dalam bungkusan tima rokok miliknya kemudian disimpan kembali dalam celana yang Tersangka (ST) gunakan.

Kapolres Minahasa AKBP Deny Situmorang SIK, melalui Kasat Reskrim AKP M. Fadly SIK mengatakan, Berdasarkan laporan Polisi (LP) nomor 127/III/2019/SULUT/resmin tgl 25 maret 2019 kronologis kejadian pada awalnya tanggal 13 maret 2019 Tsk (ST) pergi membeli pisau di Multi mart Tomohon kemudian dengan menggunakan mobil yang disewanya pada tanggal 12 maret 2019 Tsk ST mengajak Tsk AM untuk pergi menjemput korban dan pergi ke pantai.

” Setelah menjemput korban kedua tersangka bersama korban pergi ke Kampung Jawa Tondano dan membeli komix dan langsung pergi ke pantai kombi,” ungkap Kasat Reskrim Fadly.

Lanjutnya, kemudian dalam perjalanan Tersangka dan korban terjadi adu mulut, dan pada saat tiba di lokasi TKP pantai kora-kora Tersangka ST menyuruh Tersangka AM berfoto bersama korban, dan secara tiba-tiba ST langsung menikam korban sebanyak 2x sedangkan AM masih memagang tangan kanan korban dengan menggunkan tangan kirinya dan pada saat ST melepaskan pegangannya korban langsung terjatuh dan ST dengan cara duduk di atas kelamin korban langsung menikam bagian dada kiri korban sebanyak 11 kali, selanjutnya Tsk ST mengambil Hp korban dan melucurkan celana korban dan memotong kulit alat kelamin korban setelah itu kedua org Tersangka menarik korban dan di hanyutkan di pantai.

” Setelah dilakukan pengejaran oleh Tim Buser yang dipimpin Kanit Aiptu Rony Wentuk akhirnya berhasil meringkus para tersangka untuk mempertanggung jawabkan perbuatan keji mereka sesuai Undang undang berlaku,” pungkas Fadly.

Diketahui, Rekontruksi tersebut dihadiri oleh 3 orang, JPU dari Kejaksaan Negeri Minahasa, para saksi yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung, penasehat hukum dan keluarga serta kerabat korban.

(Anes Walean)

Banner IDwebhost

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Banner IDwebhost