Jala Unsrat Jabodetabek Gelar Seminar Nasional

Jakarta, GemparBerita.Com – Komunitas Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Jabodetabek mengelar seminar Nasional dan mencari pemimpin yang bersih dan berhikmat untuk Indonesia sekaligus ibadah syukur Natal 2018 dan tahun baru 2019.

Seminar yang digelar Komunitas Alumni Unsrat Manado di Jakarta yakni Jaringan Alumni Pelayanan (JALA) Jabodetabek dan Bandung, IKA Unsrat Fakultas Hukum dengan tema “Mencari Pemimpin Yang Bersih Dan Berhikmat Untuk Indonesia”, Sabtu (2/2/2019).

Seminar yang dilaksananakan di Aula Gajah Masa Kantor Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Jalan Medan Merdeka Selatan 10 Jakarta dibuka dengan materi pembicara kunci Letjen TNI Purn Agus Widjojo.

Adapun pembicara utamanya: 

  1. Syarief Hidayat (Direktur Gratifikasi KPK yang mewakili Ketua KPK)
  2. Eko Sulistiyo ( Deputi IV Kantor Staf Presiden )
  3. Dr. Jan S. Maringka  ( Jaksa Agung Muda Intelejen Kejagung RI )
  4. Dr. Ronny F Sompie, SH.,MH ( Dirjen Imigrasi Kemenkumham RI ).

Seminar ini juga menghadirkan penanggap, dari beberapa tokoh dan pimpinan organisasasi keumatan Kristen antara lain Prof Lucky Sondakh ( Rektor Unsrat 2003-2008), Pengurus DPP Persatuan Intelijentia Kristen Indonesia (PIKI) Woro Wahyuningtyas, Wakil 3 Rektor  Unsrat Dr Ronny Gosal.

Sekitar 300 peserta hadir dalam kegiatan ini antara lain alumni Unsrat, kalangan kampus, praktisi Politik, birokrat,  pengamat dan peneliti bidang Kepemimpinan, seeta engamat dan peneliti yang relevan dengan Kegiatan ini.

Sebelum seminar dimulai Ketua Umum (Ketum) IKA Unsrat Ir. Marhany Pua V Pua MA menyampaikan, momentum strategis untuk rakyat Indonesia untuk mengambil keputusan memilih kepemimpinan bangsa baik Presiden, dan Wapres serta anggota parlemen.

“Tema kegiatan ini sangat tepat, di saat bangsa Indonesia sedang memasuki tahun politik, yakni momentum strategis bagi rakyat Indonesia untuk mengambil keputusan memilih pemimpin bangsa, baik presiden dan wapres, juga para anggota parlemen nasional dan daerah,” ujar Marhany.

Sementara itu, Rektor Unsrat dalam sambutan yang diwakili Wakil Rektor 2 Ronny Maramis SH MH juga menyampaikan harapan yang sama, dan berharap dari seminar tersebut akan melahirkan rekomendasi.

Perkembangan globalisasi telah memberikan dampak yang signifikan terhadap berbagai aspek kehidupan dalam berbangsa dan bernegara. Seiring dengan makin pesatnya  arus Modernisasi dan perkembangan pesat teknologi informasi global sangat berdampak secara positif dan negative dalam semua aspek kehidupan di tengah-tengah masyarakat.

Dalam aspek Keberagaman (kemajemukan) yang harmoni di Indonesia terus menjadi pusat perhatian banyak orang untuk dikembangan dan dilestarikan dalam rangka menjadikan bangsa Indonesia terus menghidupi nilai-nilai luhur persatuan dan kesatuan.

Lahirnya pemimpin-pemimpin yang bersih dan berhikmat telah menjadi kebutuhan yang terus diperlukan untuk menjawab tantangan masa depan bangsa kedepan dalam mempertahankan eksistensinya, sekalipun kemajemukan dan keberagaman memiliki kompleksitas  pengelolaan yang tidak mudah dikelola oleh para pemimpin di bangsa ini.

Dinamika Politik dalam Masyarakat terus berkembang secara masif, masyarakat yang menjadi arena dinamika tersebut dengan berbagai latarbelakang suku, budaya dan profesi mengisyaratkan perlunya pemahaman dan penanaman nilai-nilaiI ideologi Pancasila sebagai wadah pemersatu untuk munculnya pemimpin-pemimpin yang membangun dan memajukan bangsa.

Tantangan bangsa Indonesia saat ini adalah memunculkan para Pemimpin (Elite) yang memiliki sifat “Bersih” dan “berhikmat” sebagai karakter utamanya. 

Dengan iktiar dan semangat inilah kumpulan Alumni JALA Unsrat menyelenggarakan Seminar nasional yang bertajuk sebagaimana diatas. Dengan mengundang dan mengajak para tokoh-tokoh Nasional dan pemimpin Lembaga-lembaga Negara juga melibatkan beberapa tokoh daerah yang sudah berkiprah di kancah Nasional diharapkan seminar ini dapat melahirkan rekomendasi positif dalam memenuhi dan menjawab tantangan bangsa ini untuk memunculkan para pemimpin yang sesuai dengan kriteria yang pas dan cocok dengan semangat NKRI.

Samping itu, Ketua Umum (Ketum) JALA Unsrat Jadodetabek/Bandung Sonya Hellen Sinombor mengatakan, kegiatan ini untuk mengembangkan spirit Sitou Timou Tumou Tou yang diwariskan oleh Bpk Sam Ratulangi.

“Tujuan seminar ini semata-mata untuk mengembangkan spirit Sitou Timou Tumou Tou yang diwariskan Sam Ratulangi dalam mewujudkan pemimpin yang bersih berhikmat dan menjunjung tinggi nilai-nilai Kemanusiaan dalam bingkai NKRI,” ujar Sinombor.

Sonya juga mempaparkan tujuan lain dari seminar ini adalah terciptanyanya semangat membangun bangsa Indonesia yang dilandasi dengan nilai-nilai Bersih dan Berhikmat sebagi karakter utama para pemimpinnya.

Ketua Panitia Seminar Nasional dan Ibadah Syukur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019, Komunitas Alumni Unsrat Junita Ma’i SH MH, di Jakarta menambahkan kegiatan seminar dirangkaikan dengan  Ibadah Syukur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019. Ketua Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) Pdt Dr Henriette Tabiya Hutabarat- Lebang STh memimpin refleksi dalam Ibadah Syukur Natal dan Tahun Baru tersebut.

Acara ini dimeriahkan oleh penyanyi Eka Deli, Vonny Sumlang, Jenny Singkoh, penyanyo cilik Kezia Kaitlyn the Voice of Kids and Asia Talent, Voice of Soul Choir, serta Maengket Keluarga Kawanua Bogor. “Puji Tuhan acara ini menjadi berkat bagi alumni Unsrat dan warga kawanua di Jabodebetak,” papar Junita yang juga hakim di PN Bogor.

Aso

Banner IDwebhost

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*