Hukum Tua Desa Kaasar Diduga Korupsi Anggaran Dandes

AIRMADIDI, GEMPARBERITA.COM – Lagi-lagi penyalagunaan Dana Desa (Dandes) Tahun 2017 di Desa Kaasar Kecamatan Kauditan Kabupaten Minahasa Utara (Minut). Diduga bermasalah, pasalnya total anggaran Dandes tahun 2017 mencapai Rp.770.000.000 untuk membangun paving blok, drainase, dan pembuatan jalan sertu laporan hanya fiktif belaka.

Salah satu warga yang tidak mau sebut namanya menjelaskan, permasalahan drainase terdapat pada papan proyek dimana pada papan proyek dituliskan pembuatan drainase namun pelaksanaannya hanya renovasi drainase.

“Pembuatan drainase hanya dicor bagian samping kiri dan kanan dan flur dibagian lantai dengan panjang sekira 200 meter,” ujar warga, kepada gemparberita.com, Rabu (2/5/2018).

Lebih lanjut dikatakannya, terkaiat paving blok dengan anggaran sekira Rp150 juta, dugaan permsalahannya yakni dibuat hanya panjang 250 meter dengan lebar 3 meter total isinya 750 m2 dan ketebalan paving 6cm. Biaya pemasangan harga 90-92/meter.

“Jika 750 m2 X Rp92 ribu maka jumlah Rp69 juta, jika di kurangi Rp150 juta maka sisa angaran Rp81 juta. Pun, untuk laporan ke inspektorat diduga dinaikan,” terang sumber.

Dia menjelaskan, untuk duggan permasalahan pada pembuatan jalan sertu dimana tanah diambil dari limbag buangan jalan tol dengan perhitungan 1 dumtruk dibayar ke oprator Rp20ribu dan ongkos angkutan Rp130ribu.

“Diduga dilaporan pertanggungjawaban dimasukan per kubik 150ribu X 4 kubik Rp600.000 (dihiung per kubik) yang seharusnya harga benar 150 / dumtruck. Pun ada pembuatan jalan lorong tidak dibuat dengan alasannya dipindahkan ke penampalan badan jalan dekat drainase,” beber sumber.

“Saya berharap kianya dugaan ini bisa ditindaklanjut oleh penegak hukum, berharap juga kepada pihak kejaksaan kiranya bisa melakukan pemeriksaan terkaiat dugaan Dandes tersebut,” harap dia.

Sementara itu, Hukum Tua Desa Kaasar, Agus Tumundo saat ditemui wartawan mengatakan, untuk anggaran Dandes pada tahun 2017 tidak ada masalah semuanya sudah dilaporkan ke Inspektorat. “Kami juga saat ini sudah menerima Dandes di 2018,” singkat Tumundo, diruang kerjanya, kemarin.

Penulis: Redaksi

Banner IDwebhost

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*